Usai OTT Kadisdik, Kembali Tersiar Kabar Adanya Dugaan Pungli Untuk Kegiatan HGN Dan HUT PGRI Ke-77

Kupasnews.com ,KN Bengkulu Utara – Belum genap Satu Bulan Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara Bersama Kepala Seksi (Kasi) dan seorang honorer di Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bengkulu Utara yang dilakukan oleh pihak Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu pada Hari Jum’at (11/10/2022), yang mana Pihak Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu telah menetapkan dua orang tersangka yakni Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara (KM) dan (SA) selaku Kasi Kelembagaan dan Sapras SD Dispendik Bengkulu Utara dan saat ini tengah dilakukan penahanan guna mempermudah proses penyidikan.

Namun Kembali tersiar kabar adanya dugaan kegiatan pungutan liar (Pungli) yang mendompleng kegiatan/ acara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-77 tingkat kabupaten Bengkulu Utara yang dipusatkan diwilayah kecamatanKerkap pada tanggal 27 dan 28 November 2022.

Informasi yang dihimpun awak media ini, terkait dugaan pungli untuk kegiatan HGN dan HUT PGRI Ke-77 tersebut kabarnya diperuntukkan untuk guru-guru, kepsek, dan tenaga kependidikan dari seluruh jenjang pendidikan Paud, SD, SMP Dan SMA yang telah ditentukan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. ASN sertifikasi sebesar Rp. 100ribu

2. PPPK sertifikasi sebesar Rp. 100ribu

3. Guru Bantu Daerah (GBD) sertifikasi sebesar Rp. 100ribu

4. ASN Non sertifikasi sebesar Rp. 50ribu

5. Guru Bantu Daerah (GBD) non sertifikasi sebesar Rp. 25ribu.

Tak hanya itu, kabarnya pungutan tersebut nantinya diserahkan kepada bendahara panitia.

Bahkan ketika dikonfirmasi awak media ini, Ketua Panitia kegiatan tersebut belum memberikan hak jawabnya hingga berita ini diterbitkan.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *