Kardo Manurung Katakan, Bayar Gaji Guru Bantu Daerah (GBD) Tunggu APBD-P

Kupasnews.Com ,KN Bengkulu Utara – Mencuatnya jeritan para Guru Bantu Daerah (GBD) Bengkulu Utara yang mempertanyakan soal gaji mereka yang belum diterima hingga saat ini menjadi pertanyaan publik apa penyebab gaji mereka belum dibayar. Sedangkan SK para GBD Bengkulu Utara tersebut ditandatangani oleh Bupati. Padahal para GBD tersebut merupakan garda terdepan mencerdaskan anak bangsa khususnya Bengkulu Utara dan dibawah Naungan Dinas Pendidikan yang dipimpin oleh Kardo Manurung, M.Pd

Untuk para GBD tingkat SMP di Bengkulu Utara baru menerima satu bulan gaji saja, Bahkan yang lebih mirisnya lagi untuk GBD tingkat SD belum menerima gaji mereka hingga 3 bulan.

Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara, Kardo Manurung, M.Pd mengatakan bahwa gaji mereka sudah masuk ke rekening masing-masing GBD sejak 2 hari yang lalu.

“Sudah masuk rek mereka. 2 hari yang lalu,” ujar Kardo Manurung.

Ketika ditanya bahwa banyak guru GBD tingkat SD yang sudah mengecek rekening masing-masing tapi tidak ada masuk gaji mereka sama sekali.

Kardo Mengakui bahwa untuk GBD tingkat SD belum dibayar dan pembayarannya menunggu di APBD-P Bengkulu Utara tahun 2022.

“Sudah masuk rek mereka. Paud 3 bulan, SMP 1 bulan, SD belum. Kita tunggu proses di APBD-P 2022. Begitu sudah ok APBD-P 2022. Langsung kita verif. Langsung masuk ke Rek GBD. SD 3 bulan SMP 2 bulan,” ungkap Kardo.

Ketika kembali ditanya kenapa pembayaran gaji GBD tingkat SD menunggu di APBD-P dan kenapa pembayaran gaji antara GBD tingkat PAUD, SD, dan SMP dibedakan. Kardo Manurung tak menjawabnya.

Informasi yang dihimpun awak media ini, untuk gaji GBD tingkat SMP baru dibayar satu bulan.Bahkan yang lebih mirisnya untuk gaji GBD tingkat SD belum sama sekali dibayarkan.

“Sudah tiga bulan belum dibayar. Hari Jum’at kemarin baru dibayar 1 bulan benar-benar menyedihkan pak, Bisa apa kami dengan honor 1 bulan itu, Kesekolah butuh biaya untuk beli bensin, Kami tidak masalah honornya kecil dan belum UMR asalkan dibayar tiap bulan itu saja sudah cukup bagi kami,” ujar GBD yang enggan namanya ditulis.

Begitu juga dengan GBD yang lainnya.

“Dulu hampir tiap bulan gaji kami dibayar. Kenapa setelah ganti pimpinan malah seperti ini lagi ya, Kita berharap kedepannya, bayarlah honor kami setiap bulannya, sebab proses kehidupan kami untuk kebutuhan sehari-hari, anak sekolah dan lainnya sehingga dapat terus berjalan artinya itu tidak bisa ditunda sampai 3 bulan sekali,ā€¯Tutupnya (Wawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *