Bengkulu Utara Lolos Sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik KIPP 2022

Advetorial Bengkulu Utara Nasional

Kupasnews.com ,KN Bengkulu Utara – Berdasarkan surat Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Nomor:B/273/PP.00.05/2022 Tentang: Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2022, Kabupaten Bengkulu Utara lolos sebagai finalis top Inovasi Pelayanan Publik KIPP Tahun 2022 kategori 2 umum dengan judul “INOVASI GARDU PENANGKIS (GERAKAN TERPADU PENANGGULANGAN KEMISKINAN).

Bahkan, dihari ini Rabu (29/06/2022) Kabupaten Bengkulu Utara mendapatkan jadwal tahap presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan publik (KIPP) 2022 tim panelis dari kemanpan RB, setelah sebelumnya dihari kedua dan ketiga dari pihak Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial, kementrian kesehatan, provinsi Aceh unjuk gigi memaparkan berbagai inovasi masing-masing.

Tak hanya itu hari ini, Kabupaten Bengkulu Utara mendapatkan urutan ketiga dari 9 peserta dalam mempresentasikan inovasi karya Bengkulu Utara, setelah kementrian lingkungan hidup dan kehutanan dan setelah deputi bidang kebijakan pembangunan Brin.

Kepada para panelis dari Kempan RB Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata,SE,M.Ap didampingi kepala Bappelitbangda Bengkulu Utara, Ir. Suharto Handayani, kepala dinas Kesehatan, Samsul Maarif, SKM,M.Kes Kepala BPMTSP, Ir. Budi Sampurno, Kadis Kominfo, Suryadi, S.STP, M.Si, Kabag ortala, Solita Meida mengungkapkan bahwa inovasi Gardu Penangkis memiliki kebaruan yaitu: kolaborasi, terbentuknya sistem informasi penaggulangan kemiskinan, konsep pembangunan berbasis kawasan serta Perda Jamkesda dan Perda TJSLP.

Dijelaskan oleh Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap “Penerapan inovasi Gardu Penangkis telah memberikan solusi terhadap permasalahan kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara. Adapun perubahan yang dirasakan sebagai dampak penerapan inovasi ini adalah terbentuknya Kelompok Wanita Tani yang memanfaatkan lahan pekarangan rumah; petani mengetahui dan memanfaatkan limbah ternak untuk keperluan pertanian sebagai pakan ternak dan pupuk, adanya inkubator bisnis UMKM di Bengkulu Utara terkait pendanaan, perizinan dan pemasaran, tenaga kerja terampil dan memiliki kesempatan kerja; berkurangnya beban hidup PMKS, meningkatnya persentase rumah layak huni, sanitasi layak dan air minum laya, menurunnya angka prevalensi stunting, menurunnya angka kemiskinan dan meningkatnya indeks pembangunan manusia”Jelasnya.

Ditambahkan lagi oleh Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap “Untuk menjamin keberlangsungan keberhasilan inovasi ini, antara lain dituangkan dalam strategi arah dan kebijakan dan program pembangunan RPJMD Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2021-2026. Selanjutnya khusus untuk penanggulangan kemiskinan dibentuk disusun dokumen perencanaan yang memuat Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD)”tutupnya.(Ade/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.