Baru 6 Hari Menjabat Oknum Kepala Sekolah SMKN 1 Bengkulu Tengah Diduga Halangi Tugas Profesi Insan Pers

Bengkulu Tengah Headline Kota Bengkulu

Kupasnews.com ,KN Bengkulu Tengah – Oknum Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bengkulu Tengah diduga Halangi tugas profesi jurnalis atau wartawan. Sikap kurang menyenangkan dialami oleh Ade Agung Sutrajaya (Kabiro Benteng) media Lensajurnalis.com ,saat hendak melakukan peliputan di SMKN 1 Bengkulu Tengah yang beralamatkan di Desa Sekayun Kecamatan Bang Haji, Selasa (14/06/2022).

Sesuai tugas dan Fungsinya , profesi Jurnalis atau wartwan dalam menjalankan tugasnya Mengacu pada Undang-undang No 40 Tahun 1999.dimana keberadaan Jurnalis atau wartwan di lindungi Oleh payung hukum Dalam menjalankan tugasnya.Jurnalis Pun Bekerja sesuai Dengan kode Etik jurnalistik, namun sayangnya masih saja ada Oknum-oknum Kepala sekolah Yang Kerap menyepelekan Bahkan Masih terkesan menghindar dengan keberadaan dan profesi jurnalis atau wartawan.

Dimana oknum kepala Sekolah SMKN 1 Bengkulu Tengah Marwan yang baru 6 hari menjabat sebagai kepala Sekolah di SMKN 1 Bengkulu Tengah mengatakan dengan tegas untuk melakukan peliputan di SMKN 1 Bengkulu Tengah ini harus pamit dengan wartawan yang berinisial “R”, Bila tidak pamit dengan wartawan berinisal “R” tersebut tidak bakal dilayani.

Dijelaskan oleh Ade ketika dia berbicara dengan Oknum Kepala Sekolah tersebut dengan sangat bangga mengatakan bila dirinya sekolah wartawan dan magang di media besar di Bengkulu.

” Aku nih lamo di sekolah wartawan. Magang aku Bae di Media besar di Bengkulu (Red.tidak bisa disebutkan. Privasi).Terserahlah yang jelas disini kalo hendak meliput harus pamit dengan wartawan “R” dari zaman dulu dan Dio jugo sedaerah dengan sayo,” terangnya.

Ditambahkan lagi oleh Ade Bahwa oknum Kepsek tersebut juga mengeluarkan statement yang bila media Kecil itu tidak dibaca orang.

“Dak usahlah, Media Kecik dak bakal dibaco orang, Aku nih lamo sekolah wartawan.Nah. Tapi kalo ini masuk itu masuk (Red. Media) Kito anggap lain itu.Jadilah itu punyo kawan. Kamu kan Ado persatuannyo kan? Liputan itu sudah dibagi. Kamu tu media besak dak?? Idak kan. Artinyo kamu tu bagi wilayah. Kamu tanyo dengan wartawan “R” dulu.Aku boleh dak kesitu.Sayo Ndak rapat,” tutupnya.

Pimpinan Dari Media lensajurnalis.com , Erend Jilly Yandra, M.Pd, mengatakan kepada Awak Media kupasnews.com , bahwa dirinya sangat mempertanyakan atas dasar apa oknum Kepala Sekolah SMKN 1 Bengkulu Tengah tersebut menyatakan harus pamit dengan Wartawan lain untuk melakukan suatu liputan.

” Atas dasar dan aturan dari mana oknum kepala sekolah itu katan harus pamit dengan sesama Wartawan kalo mau melakukan peliputan, tidak ada dasar dan aturan Kepsek itu berbicara. Katanya pernah sekolah di jurnalistik dan magang di media besar tapi kok bisa berbicara seperti itu, Apa landasannya?. Jelas saya pertanyakan juga statement yang dikeluar kepsek SMKN 1 Benteng itu? Maksudnya media kecil tidak dibaca orang itu apa maksudnya? Bisa dipertanggung jawabkan tidak ucapan dari kepsek SMKN 1 Benteng itu. Jelas ini maksudnya apa, sampai berbicara seperti itu. Saya minta klarifikasi lagi maksud dari ucapan kepsek tersebut,” singkat Erend. (Wan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.