Rela Jadi Kurir Sabu demi Upah Rp 1 Juta,Satu Orang Warga Muko-Muko Ditangkap Resnarkoba Polres Bengkulu Utara

Bengkulu Utara

Kupasnews.com – Bengkulu Utara – Jajaran Satres Narkoba Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu kembali berhasil mengamankan satu (1) orang tersangka Memiliki Menyimpan Dan Menguasai narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu AKBP Anton Setyo Hartanto, SIK, MH melalui Kabag Ops AKP Jufry, Kasat Resnarkoba Iptu Rahmat, SH, MH dan KBO Iptu M.Asnawi dalam press release Senin (09/12/2021) di Mapolres Bengkulu Utara menjelaskan.

Penangkapan yang dilakukan personel Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara di pimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Bengkulu Utara Iptu. Rahmat, SH.MH Penangkapan terhadap pelaku berinisial HP (23) pekerjaan swasta, warga Desa Medan Jaya kec. ipuh kab, muko-muko.

Pihak kita mendapat info dari masyarakat bahwa sedang adanya transaksi jual beli Narkotika Gol I jenis Sabu-sabu di Desa kalbang Kec. Lais kab. Bengkulu Utara.

“Berdasar informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan hasilnya pada hari selasa tanggal 07 desember 2021 pukul 17.30 WIB dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan Barang bukti Narkotika jenis golongan satu (1) sabu. Pada saat pengembangan dari informasi masyarakat tersebut, akhirnya Sat Resnarkoba bersama jajarannya melakukan penangkapan terduga pelaku di wilayah desa kalbang kec. lais kab, Bengkulu Utara. di tangan pelaku mendapati Barang bukti yang di amankan 8 (Delapan) Paket Sedang Narkotika Gol I Yang Diduga Jenis Shabu Yang Dibungkus Plastik Bening Klip Merah1 (Satu) Buah Kotak Rokok Warna Hitam.1 (Satu) Unit Handphone Android Merk Samsung Warna Silver. 1 (Satu) Buah Kantong Plastik Warna Hitam 1 (Satu) Buah Kantong Plastik Warna Puti. adapun hasil dari berita acara pemeriksaan bahwa narkotika jenis shabu-shabu tersebut adalah milik tersangka.” ucapnya

Sedangkan keterangan terduga pelaku HP (23), di samping kurir narkotika pelaku juga adalah pengguna dari narkotika, pelaku juga mengaku hasil dari mengantarkan barang haram tersebut ia mendapatkan uang upah sejumlah Rp. 1.000.000.

“Iya saya hanya melaksanakan tugas mengantarkan barang itu saja, dan setiap tugas saya menunggu perintah via handphone lalu dari perintah menjalankan tugas itu, saya di imbali uang sebanyak Rp. 1.000.000 setiap berhasil mengantarkan sampai tujuan,”kata terduga.

Atas perbuatannya pelaku di kenakan pasal 112 ayat 1 sesuai uu ri nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yaitu menyimpan,memiliki dan menguasai narkotika golongan i jenis shabu-shabu ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara minimal paling singkat 5 (Lima )tahun atau denda paling sedikit satu milyar dan paling banyak sepuluh milyar.” tutupnya Kabag OPS Kapolres Bengkulu Utara.(Wawa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.